Senin, 24 Juni 2013

MYOB (mind your own business)

MENGENAL MYOB Accounting v.18 (bag.1)

A.KEBUTUHAN SISTEM
 
Kebutuhan sistem yang harus dipenuhi untuk menjalankan MYOB Accounting versi 18 adalah :

  • Prosessor minimal Pentium III dengan kecepatan min 700MHz
  • Memori minimal 512 atau lebih
  • Hard disk minimal 1 Giga Byte atau lebih
  • Sistem Operasi minimal Windows 2000
  • Monitor dengan display 1024x768 atau lebih
Cara install program MYOB :
  • Masukkan CD Master MYOB
  • Jika fasilitas autorun di komputer dimatikan, cari file MYOB_SG_Accounting_V18.EXE
  • Double klik file MYOB_SG_Accounting_V18.EXE
  • Pada kotak dialog Welcome to MYOB Accounbting v 18 Install, klik Next
  • Pada kotak dialog Licence Agreement, pilih opsi I Accept The Term of Licence Agreement, klik Next
  • Pada kotak dialog Install Type, pilih opsi Typical, klik Next
  • Pada kotak dialog Select Program Folder, klik Next
  • Pada kotak dialog Start Copying Files, klik Next
  • Pada kotak dialog InstallShield Wizard Complete, pilih opsi Yes, I want to restrat my computer now, klik Finish
B.MENGAKTIFKAN PROGRAM MYOB

Pengaktifan program MYOB bisa dilakukan dengan dua cara :

  1. Pilih All Program pada menu Start, lalu cari program MYOB.
  2. Doubel klik shortcut MYOB  
Selanjutnya ada lima option pilihan, diantaranya :
  1. Open berfungsi membuka file database akuntansi MYOB yang telah dibuat sebelumnya (file.Dat atau file.myo).
  2. Create berfungsi membuat database akuntansi baru, berupa informasi mengenai perusahaan.
  3. Explore berfungsi membuka data sample original yang disediakan oleh MYOB.
  4. What’s New berfungsi menunjukkan apa yang terbaru dari versi ini, berupa kumpulan informasi mengenai fitur-fitur terbaru.
  5. Exit berfungsi untuk keluar dari program MYOB.

C.MEMBUAT FILE BARU

Setiap kasus yang baru memerlukan File data bisnis yang baru. Langkah-langkah pembuatan file baru diantaranya :
1.Klik tombol Create untuk memulai, lalu ikuti perintah yang tertera pada tampilan.
2.Kemudian, klik Next untuk meneruskan proses Creating.
3.Berikutnya, akan muncul kotak dialog Company Information.
4.Isikan data perusahaan

  • Company Name : isi dengan nama perusahaan
  • UEN No. : isi dengan nomor izin usaha
  • UEN Type : jenis perusahaan
  • GST No. : isi dengan nomor NPWP
  • Address : isi dengan alamat perusahaan
  • Phone Number : isi dengan nomor telepon perusahaan
  • Fax Number : isi dengan nomor fax perusahaan
  • Email Address : isi dengan alamat email perusahaan
5. Setelah selesai, klik Next untuk meneruskan proses pengisian info tentang tahun fiscal akuntansi pembukuan.
  • Current Financial Year : isi dengan tahun pembukuan akuntansi
  • Last Month Financial Year : isi dengan bulan akhir periode pembukuan
  • Conversion Month : isi dengan bulan mulai pembukuan
  • Number of Accounting Periods : isi dengan banyaknya bulan dalam satu tahun
6.Klik Next dan MYOB akan mengkonfirmasi ulang data tahun fiscal akuntansi perusahaan yang dimasukkan. Jika ada kekeliruan, klik Back untuk memperbaikinya.
7.Klik Next, pada kotak dialog Build your account list terdapat tiga opsi pilihan, diantaranya :

  • I would like to start with one of the list provided by MYOB Accounting, pilih opsi ini jika ingin menggunakan salah satu daftar akun yang disediakan MYOB
  • I would like to import a list of account provided by my account after i'm done creating my company file, pilih opsi ini jika akan menggunakan daftar akun yang telah dibuat pada aplikasi lain sebelumnya
  • I would like to build my own account list once i begin using MYOB Accounting, pilih opsi ini jika anda akan membuat daftar akun sendiri menggunakan MYOB
8.Klik Next untuk melihat posisi penyimpanan pada komputer Anda,Klik Next
Pilih Command Centre


C.MEMBUAT DAFTAR ACCOUNT

  1. Dari Command Center, pilih menu Accounts,Klik Accounts List
  2. Untuk edit account, blok account yang akan diedit, double klik, atau buka dari panah untuk masuk ke dalam profil account tersebut, misal accounts 1-0000 Assets diedit menjadi Aktiva. Double klik account tersebut dan langsung ketikkan Aktiva pada Account Name yang muncul, klik OK
Membuat Account baru :
  1. Dari Account List klik ikon New
  2. Tentukan apakah Header atau Details
  3. Tentukan type account sesuai dengan fungsi accounts
  4. Masukkan nomor account sesuai data yang diperlukan
  5. Tekan enter, lalu masukkan nama account yang akan dibuat, klik OK
Menghapus Account (delete account) :
  1. Dari Account List
  2. Klik tanda panah atau double klik account yang sudah diblok
  3. Klik Edit, pilih Delete Account (sehingga account akan terhapus)

Posted by Unknown On 08.18 No comments READ FULL POST

Senin, 17 Juni 2013


soal jurnal umum terbaru

1 Tuan Victor membangun sebuah perusahaan yang diberi nama PT. Victory, perusahaan tersebut bergerak dalam bidang pelayanan jasa transportasi. Berikut beberapa transaksi yang terjadi selam bulan Januari 2013:

2 Januari, Untuk mendirikan perusahaan, Tuan Victor menginvestasikan uangnya sebesar Rp.10.000.000,00 dan kendaraan seharga Rp. 20.000.000,00 nomor bukti 001

3 Januari, Pembelian perlengkapan secara tunai seharga Rp. 200.000,00 nomor bukti 002

4 Januari, Pembelian peralatan seharga Rp. 6.000.000, 00 yang sudah dibayar secara tunai sebanyak Rp. 1.000.000,00 dan sisanya akan dibayar 3 bulan lagi dengan nomor bukti 002A

6 Januari, Dibayar dimuka sewa gedung untuk operasional perusahaan sebesar Rp. 1.000.000,00 untuk masa satu tahun dengan nomor bukti 003

8 Januari, Dibayar rekening telepon, listrik, dan air untuk bulan ini Rp. 225.000,00 nomor bukti 004

11 Januari, Diterima pendapatan sebesar Rp. 2.500.000,00 dengan nomor bukti 005

13 Januari, Dibayar beban pemasangan iklan di
harian Suara Merdeka untuk 6 kali penerbitan mingguan sebesar Rp. 250.000,00 nomor bukti 006

15 Januari, Dibayarkan premi asuransi Rp. 220.000,00 nomor bukti 007

18 Januari, Difakturkan tagihan terhadap Nona Amel atas biaya jasa yang telah diselesaikan sebesar Rp. 3.100.000,00 dengan nomor bukti 008

20 Januari, Menerima pinjaman dari pihak Bank Mandiri sebesar Rp. 7.000.000,00

24 Januari, Pengambilan uang tunai untuk keperluan pribadi oleh Tuan Victor sebesar Rp. 750.000,00 nomor bukti 010

26 Januari, Dibayar beban lain-lain Rp. 150.000,00 nomor bukti 011

28 Januari, Dibayar upah karyawan sebesar Rp. 700.000,00 nomor bukti 012

30 Januari, Dibayar untuk angsuran utang pembelian peralatan sebesar Rp. 400.000,00 nomor bukti 013

Posted by Unknown On 09.33 No comments READ FULL POST

Minggu, 21 April 2013



JURNAL PEMBELIAN

Berikut ini akan diuraikan fungsi jurnal pembelian dan jurnal pengeluaran kas. Bagaimana rasanya Anda memahami isi modul ini?
Anda tentu tahu bahwa suatu perusahaan dagang pasti akan selalu melakukan transaksi pembelian terhadap barang dagang atau barang lainnya, baik secara tunai maupun secara kredit. Jika perusahaan dagang membeli barang dagangan atau barang lain secara kredit maka Anda harus mencatatnya ke dalam jurnal pembelian. Perlu diketahui, jurnal pembelian itu hanya untuk mencatat pembelian barang dagang secara kredit maka analisis transaksi tersebut adalah pembelian di sebelah debet, sedangkan utang usaha di sebelah kredit. Agar lebih jelasnya lagi coba simak bagan jurnal pembelian beserta kolom-kolomnya sebagai berikut.
Oleh karena, jumlah kolom pembelian dan kolom utang usaha selalau sama diisi sesuai dengan harga beli secara kredit, maka kolom tersebut dapat disajikan secara lebih ringkas lagi seperti berikut ini :
Perlu diingat, bahwa menuliskan angka di komom jumlah sudah dianggap telah mendebet perkiraan (akun) pembelian dan mengkredit perkiraan (akun) utang usaha yang masing-masing sejumlah angka yang sama.

Jika perusahaan merasa perlu untuk mencatat pembelian selain barang dagang secara kredit terus menerus maka bagan jurnal pembelian beserta kolom-kolomnya secara lengkap disajikan berikut ini :




Coba Anda simak Jurnal Pembelian (format 3), pasti Anda merasakan adanya perbedaan bentuk-bentuk jurnal pembelian ini. Jika Anda merasa belum paham ikuti terus aturan pengisian kolom berikut ini:
1.Kolom 1 disi dengan tanggal transaksi yang tertera dalam faktur,
2.Kolom 2 diisi dengan nomor faktur,
3.Kolom 3 diisi dengan siapa yang menjual dan dimana alamat penjualnya,
4.Kolom 4 diisi dengan bagaimana syarat pembayaran yang diberikan oleh penjual,
5.
Kolom 5 diisi dengan tanda cek (V) untuk pengecekan apakah jumlahnya telah sesuai dengan perhitungan di buku lain (buku besar pembantu, jika belum dicocokkan maka Anda kosongkan saja
6.Kolom 6 diisi denan harga beli barang dagang saja yang tertera dalam faktur,
7.Kolom 7 diisi dengan nama akun barang/jasa selain barang dagang,
8.Kolom 8 diisi dengan nomor kode akun,
9.Kolom 9 diisi dengan jumlah harga beli barang/jasa selain barang dagang yang tertera dalam faktur,
10.
Kolom 10 diisi dengan harga barang dagang/bukan barang dagang yang dibeli sesuai dengan yang tercantum dalam faktur.
Mudah bukan mengikutinya? Jika Anda belum dapat memahaminya coba ulangi lagi langkah demi langkah sampai benar-benar memahaminya, jika sudah, lanjutkan dan ikuti terus isi modul ini.
Coba Anda simak terus contoh transaksi yang berhubungan dengan pembelian yang terjadi pada toko Laris , Jakarta selama bulan Januari 2000:
Januari
2
:
Dibeli barang dagang dari toko Lili, Jakarta seharga Rp. 500.000,-
dengan syarat 2/10, n/30, nomor faktur 01.
 
4
:
Dibeli satu set perlengkapan kantor dari Toko Gramedia, Jakarta
seharga Rp. 100.000,- dengan syarat n/60, nomor faktur 02
 
7
:
Dibeli barang-barang dari Toko Anugrah, Semarang seharga
Rp. 1.000.000,- dengan syarat (OM, nomor faktur 03
 
8
:
Dibeli barang dagang dari Toko Anggrek, Kediri seharga
Rp. 2.000.000,- dengan menyerahkan cek nomor 13008.
 
10
:
Dibeli peralatan toko dari Toko Adi, Bogor seharga Rp. 200.000,-
dengan syarat 2/10, n/60,nomor faktur 04
 
15
:
Dibeli barang dagang dari Toko Indah, Bekasi seharga Rp. 1.000.000,-
dengan syarat 2/10, n/60 nomor faktur 05.
Diminta
:
Catat transaksi-transaksi itu ke dalam jurnal pembelian !
Coba simak baik-baik soal di atas, kemudian analisa dalam setiap transaksi, apakah semua transaksi itu dapat dicatat ke dalam jurnal pembelian? Kemudian Anda siapkan pula bagan jurnal pembelian menurut format 2 maupun format 3. Catatlah transaksi-transaksi yang dapat dimasukkan ke dalam jurnal pembelian dengan mengikuti aturan-aturan yang sudah diberikan dalam modul ini.
Bagaimana dapat bukan menyelesaikannya? Jika dapat, coba bandingkan hasil jawaban dengan jawaban modul ini lebih lanjut.
Pertama dianalisa dahulu transaksi-transaksi di atas. Ternyata, dari keenam transaksi di atas yang dapat dicatat kedalam jurnal pembelian format 2 hanya transaksi tanggal 2, atau 15 Januari 2000. Transaksi yang lain tidak dapat dicatat dengan menggunakan format 2 jurnal pembelian. Mengapa? Anda perlu tahu jawabannya, ternyata ketiga transaksi yang lain tidak dapat dicatat ke dalam jurnal pembelian karena transaksi tanggal 4 yang dibeli bukan barang dagang melainkan perlengkapan toko, transaksi tanggal 8 pembelian barang dagangnya secara tunai (dengan cek) sedangkan transaksi tanggal 10 yang dibeli bukan barang dagang melainkan peralatan toko.
Untuk lebih jelasnya , perhatikan pencatatan transaksi dari data di atas ke dalam jurnal pembelian dengan menggunakan format 2 di bawah ini.



Akan tetapi jika menggunakan format 3 akan tertera berikut ini :



Ternyata jurnal pembelian yang menggunakan format 3 dapat memasukkan sampai 5 transaksi dibanding format 2 di atas. Transaksi tanggal 8 tidak dapat dimasukkan kedalam jurnal pembelian karena pembeliannya secara tunai sehingga tidak menimbulkan utang usaha.

Mudah bukan ? Anda pasti dapat memahami dan menyelesaikan tugas dengan baik dan benar. Jika merasa masih belum yakin dengan pemahaman Anda. Coba simak kembali isi modul di atas secara perlahan-lahan, pasti Anda dapat memahaminya dan menyelesaikan soal-soalnya. Untuk lebih meningkatkan pemahaman terhadap materi yang baru Anda pelajari dari modul ini. Cobalah Anda selesaikan soal latihan bawah ini.
Berikut ini beberapa transaksi yang berhubungan dengan pembelian yang
terjadi pada UD. Pandan Sari selama bulan Juni 2001:

Juni
2
:
Dibeli barang dagang dari toko Lili, Jakarta seharga Rp. 500.000,-
dengan syarat 2/10, n/30, nomor faktur 01.
 
3
:
Dibeli satu set perlengkapan kantor dari Toko Gramedia, Jakarta
seharga Rp. 100.000,- dengan syarat n/60, nomor faktur 02
 
5
:
Dibeli barang-barang dari Toko Anugrah, Semarang seharga
Rp. 1.000.000,- dengan syarat (OM, nomor faktur 03
 
8
:
Dibeli barang dagang dari Toko Anggrek, Kediri seharga
Rp. 2.000.000,- dengan menyerahkan cek nomor 13008.
 
19
:
Dibeli peralatan toko dari Toko Adi, Bogor seharga Rp. 200.000,-
dengan syarat 2/10, n/60,nomor faktur 04
Diminta
:
Catatlah transaksi-transaksi itu ke dalam jurnal pembelian dengan
format 3 (form terlengkap)
Coba Anda simak baik-baik soalnya, kemudian analisa dahulu lalu catat dalam jurnal pembelian. Berusahalah terus dan jangan putus asa. Jangan takut gagal, jika ragu untuk mengerjakannya coba baca dan simak kembali uraian di atas, pasti Anda akan ingat kembali. Coba bandingkan dengan jawaban yang tertera di bawah ini.



Bagaimana ? Anda hebat ! dapat menyelesaikan soal di atas dengan mudah tanpa mendapat hambatan, karena Anda telah menyimak dengan baik modul ini. Oleh karena itu Anda boleh melanjutkan uraian modul ini lebih lanjut. Jika jawaban Anda belum benar, itu berarti bukan gagal, tetapi Anda dianjurkan untuk mengulanginya lagi uraian di atas. 


Posted by Unknown On 23.50 No comments READ FULL POST

JURNAL KHUSUS PERUSAHAAN DAGANG


Dalam proses pencatatan traksaksi untuk perusahaan kecil, jurnal yang dibuat adalah jurnal umum. Akan tetapi bagi perusahaan besar dengan transaksi keuangan yang banyak dan sering terjadi, maka proses pencatatan tidak mungkin menggunakan jurnal biasa/umum yang biasa dikerjakan oleh satu orang saja.

Oleh sebab itu, untuk menghemat waktu dan memudahkan pembagian pekerjaan, maka perlu dirancang suatu sistem pencatatan transaksi yang khusus untuk itu, yaitu jurnal khusus. Jadi, jurnal khusus adalah jurnal yang dirancang secara khusus untuk mencatat transaksi yang bersifat sama dan sering terjadi atau berulang-ulang, dengan tujuan agar dapat bekerja secara efektif dan efisien.


Jurnal khusus (special journal) yang biasa digunakan dalam akuntansi perusahaan dagang terdiri atas empat macam:
1. jurnal penerimaan kas, untuk mencatat transaksi penerimaan kas,
2. jurnal pengeluaran kas, untuk mencatat transaksi pengeluaran kas,
3. jurnal pembelian, untuk mencatat transaksi pembelian secara kredit,
4. jurnal penjualan, untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan secara kredit.

Di samping keempat jurnal khusus tersebut, perusahaan dagang harus tetap mempunyai jurnal umum untuk mencatat transaksi yang tidak dapat ditampung dalam jurnal khusus yang tersedia.

Perbedaan antara jurnal khusus dan jurnal umum antara lain:
1. jurnal umum biasanya terdiri atas dua kolom, sedangkan jurnal khusus terdiri atas banyak kolom,
2. jurnal umum untuk mencatat transaksi yang bersifat insidental, sedangkan jurnal khusus untuk mencatat transaksi yang bersifat sama atau sering terjadi.

1. Jurnal Penerimaan Kas (Cash Receipt Journal)

Suatu transaksi keuangan yang sering terjadi berkaitan dengan penerimaan uang tunai yang berasal dari berbagai sumber perusahaan, perlu dibuatkan kolom khusus untuk akun Kas (debit), sehingga pencatatannya dilakukan pada jurnal penerimaan kas. Jurnal penerimaan kas adalah buku jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi penerimaan uang atau uang tunai.

Transaksi yang dicatat dalam jurnal penerimaan kas antara lain sebagai berikut.
a. Penjualan tunai.
b. Penerimaan pelunasan piutang.
c. Penerimaan pendapatan (Pendapatan bunga, dividen, sewa, dan lain-lain).
d. Retur pembelian secara tunai.

Bentuk Jurnal penerimaan kas adalah:


2. Jurnal Pengeluaran Kas (Cash Payment Journal)

Suatu transaksi keuangan yang sering terjadi berkaitan dengan pengeluaran uang tunai untuk berbagai kegiatan perusahaan, perlu dibuatkan kolom khusus untuk akun Kas (kredit), sehingga pencatatannya dilakukan pada jurnal pengeluaran kas. Jurnal pengeluaran kas adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi pengeluaran uang kas/pembayaran uang tunai.

Transaksi yang dicatat dalam jurnal pengeluaran kas antara lain sebagai berikut.
a. Pembelian secara tunai.
b. Pembayaran atau pelunasan utang dagang.
c. Pembayaran beban-beban.
d. Retur penjualan secara tunai.
e. Pengambilan uang tunai untuk pribadi.

Bentuk jurnal pengeluaran kas adalah:


3. Jurnal Pembelian (Purchases Journal)

Jurnal pembelian digunakan untuk mencatat semua transaksi pembelian secara kredit. Transaksi pembelian yang sering dilakukan oleh perusahaan adalah pembelian barang dagangan, pembelian perlengkapan, pembelian peralatan, inventaris, dan sebagainya. Jadi, jurnal pembelian adalah buku jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi pembelian secara kredit, baik pembelian barang dagangan maupun bukan barang dagangan.

Transaksi yang dicatat dalam jurnal pembelian antara lain sebagai berikut.
a. Pembelian barang dagangan secara kredit
b. Pembelian perlengkapan, peralatan, dan aktiva lain secara kredit.

Bentuk jurnal pembelian adalah:



4. Jurnal Penjualan (Sales Journal)

Suatu perusahaan dagang sering melakukan transaksi penjualan barang dagangan, terutama penjualan barang dagangan secara kredit. Untuk itulah diperlukan pencatatan khusus atas transaksi tersebut dalam jurnal penjualan. Jurnal penjualan adalah buku jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi penjualan barang dagangan secara kredit.

Bentuk jurnal penjualan adalah:



5. Jurnal Umum (General Journal)

Suatu transaksi yang tidak dapat dimasukkan ke dalam jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas, jurnal pembelian dan jurnal penjualan, akan dicatat dalam jurnal umumJurnal umum (jurnal memorial) adalah buku jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang tidak dapat dicatat dalam keempat jurnal khusus di atas,

Transaksi yang dicatat dalam jurnal umum antara lain sebagai berikut.
a. Transaksi lain yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus, misalnya: retur pembelian kredit, retur penjualan kredit, perubahan utang atau piutang menjadi wesel, dan lain-lain.
b. Ayat jurnal penyesuaian (adjustment entry)
c. Ayat jurnal koreksi (correcting entry)
d. Ayat jurnal penutup (closing entry)
e. Ayat jurnal pembalikan (reversing entry)

Bentuk jurnal umum atau jurnal memorial adalah:

Posted by Unknown On 06.10 No comments READ FULL POST

Kamis, 04 April 2013


Jurnal umum

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jurnal (dalam bahasa Inggris Journal) adalah catatan akuntansi permanen yang pertama (book of original entry), yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan secara kronologis dengan menyebutkan akun yang di Debet maupun yang di Kredit.

Fungsi Jurnal

Fungsi jurnal meliputi :
  • Fungsi historis, yaitu jurnal merupakan kegiatan mencatat semua transaksi keuangan secara kronologis atau berurutan sesuai dengan tanggal terjadinya.
  • Fungsi mencatat, yaitu jurnal merupakan pencatatan yang lengkap terperinci, artinya semua transaksi dengan sumbernya harus dicatat tanpa ada yang ketinggalan.
  • Fungsi analisis, yaitu jurnal menganalisis transaksi untuk menentukan akun yang harus di Debet maaupun yang di Kredit.
  • Fungsi instruktif, yaitu jurnal merupakan perintah memposting dalam buku besar baik yang di Debet maupun yang di Kredit sesuai hasil analisis dalam jurnal.
  • Fungsi informatif, yaitu jurnal memberikan keterangan kegiatan perusahaan secara jelas.

Bentuk Jurnal Umum

Bentuk jurnal umum adalah : Jurnal Umum
Halaman : (1)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
12345
Keterangan :
  • 1) Diisi dengan nomor halaman jurnal secara berurutan.
  • 2) Diisi dengan tanggal terjadinya transaksi secara berurutan dengan kronologis terjadinya transaksi.
  • 3) Diisi nomor surat bukti transaksi.
  • 4) Diisi dengan nama akun yang di debet ditulis terlebih dahulu, baris bawahnya ditulis akun yang di kredit dan ditulis menjorok ke sebelah kanan. Selanjutnya baris bawahnya ditulis penjelasan ringkas transaksi yang bersangkutan.
  • 5) Diisi nomor kode akun, tetapi ingat nomor kode akun ini diisi hanya jika akan diposting ke buku besar.
  • (6) Dan (7) diisi dengan jumlah rupiah dari akun yang di debet maupun yang di kredit.
Sebelum bukti transaksi keuangan dicatat dalam jurnal, terlebih dahulu dilakukan analisis untuk menentukan pengaruhnya terhadap akun-akun di perusahaan. Pola pencatatan transaksi dalam jurnal diatur dalam sebuah mekanisme Debet dan Kredit. Pengertian Debet dalam Akuntansi menunjukan sisi sebelah kiri dan Kredit menunjukan sebelah kanan. Mekanisme Debet dan Kredit terlihat dalam tabel sebagai berikut :
BertambahBerkurang
HartaDebetKredit
UtangKreditDebet
ModalKreditDebet
PendapatanKreditDebet
BebanDebetKredit

Contoh Transaksi

Berikut ini contoh pencatatan dalam jurnal umum untuk transaksi yang terjadi selama bulan Mei tahun 2006 di perusahaan MAMAT TAILOR
1 Mei: Tn. MAMAT menyetor uang pribadi ke dalam perusahaan “MAMAT TAILOR” sebagai modal awal usaha jahit sebesar Rp 4.000.000,- Analisis transaksi :
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 4.000.000,- (Debet)
  • Modal Tn. Ali Bertambah Rp 4.000.000,- (Kredit)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
1 MeiKas4000000
Modal4000000
2 Mei: Disewa sebuah ruko untuk usaha jahit dengan membayar Rp 1.200.000,- untuk 6 bulan. Analisis transaksi :
  • Harta perusahaan dalam bentuk Sewa Dibayar Dimuka bertambah Rp 1.200.000,- (Debet)
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 1.200.000,- (Kredit)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
2 MeiSewa Dibayar Di Muka1200000
Kas12000000
4 Mei: Dibeli tunai perlengkapan jahit dari Toko Jaya dengan harga Rp 800.000,- Analisis transaksi :
  • Harta perusahaan dalam bentuk Perlengkapan Jahit bertambah Rp 800.000,- (Debet)
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
4 MeiPerlengkapan jahit800000
Kas800000
10 Mei: Telah diselesaikan jahitan pakaian langganan seharga Rp 300.000 dan langsung diterima pembayarannya. Analisis transaksi :
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas bertambah Rp 300.000,- (Debet)
  • Pendapatan perusahaan bertambah Rp 300.000,- (Kredit)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
10 MeiKas300000
Pendapatan perusahaan300000
12 Mei: Dibeli peralatan jahit dari Toko Sekawan seharga Rp 1.500.000,- baru dibayar Rp500.000,- Analisis transaksi :
  • Harta perusahaan dalam bentuk Peralatan Jahit bertambah Rp 1.500.000,- (Debet)
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 500.000,- (Kredit)
  • Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) bertambah Rp 1.000.000,- (Kredit)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
12 MeiPeralatan jahit1500000
Kas500000
Utang perusahaan1000000
18 Mei: Telah diselesaikan jahitan pakaian Tn. Ahmad seharga Rp 1.700.000 sudah dikirimkan tagihannya. Analisis transaksi :
  • Harta perusahaan dalam bentuk Piutang Usaha bertambah Rp 1.700.000,- (Debet)
  • Pendapatan perusahaan bertambah Rp 1.700.000,- (Kredit)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
18 MeiPiutang usaha1500000
Pendapatan jahit500000
19 Mei: Dibayar ke Toko Sekawan Rp 800.000,- atas pembelian peralatan jahit tanggal 12 Mei. Analisis transaksi :
  • Utang perusahaan (ke Toko Sekawan) berkurang Rp 800.000,- (Debet)
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 800.000,- (Kredit)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
19 MeiUtang perusahaan800000
Kas800000
20 Mei: Dibayar gaji pegawai untuk 2 minggu kerja Rp 200.000,-
  • Beban Gaji bertambah Rp 200.000,- (Debet)
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 200.000,- (Kredit)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
19 MeiBeban Gaji200000
Kas200000
21 Mei: Diterima pinjaman dari BCA Rp 2.000.000,- dikenakan biaya administrasi Rp250.000.
  • Kas bertambah Rp 1750000,-
  • Beban administrasi bertambah Rp 250000,-
  • Utang bank bertambah Rp 2000000,-
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
21 MeiKas1750000
Beban administrasi250000
Utang bank2000000
22 Mei: Tn. Ali mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi Rp 400.000,-
  • Harta perusahaan dalam bentuk Kas berkurang Rp 400.000,- (Kredit)
  • Pengambilan pemilik (Prive) bertambah Rp 400.000,- (Debet)
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
22 MeiPrive400000
Kas400000
Jurnal umum secara utuh 31 Desember:
ALI TAILORJurnal UmumPer 31 Mei 2006
TanggalNama AkunReferensiDebetKredit
1 MeiKas4000000
Modal4000000
2 MeiSewa Dibayar Di Muka1200000
Kas12000000
4 MeiPerlengkapan jahit800000
Kas800000
10 MeiKas300000
Pendapatan perusahaan300000
12 MeiPeralatan jahit1500000
Kas500000
Utang perusahaan1000000
18 MeiPiutang usaha1500000
Pendapatan jahit500000
19 MeiUtang usaha800000
Kas800000
21 MeiKas1750000
Beban administrasi250000
Utang bank2000000
22 MeiPrive400000
Kas400000
Total2600001000000
Posted by Unknown On 00.21 1 comment READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

    Blogger news

    Blogroll

    About